Langsung ke konten utama

Marketing Mix - 7P

Definisi Marketing Mix
Menurut Kotler dan Armstrong, Marketing Mix adalah kumpulan variabel pemasaran, yang digunakan oleh perusahaan untuk mengejar target penjualan yang diinginkan.

Jadi, dari pendapat Kotler dan Armstrong kita dapat menyimpulkan bahwa Marketing Mix adalah strategi pemasaran yang diimplementasikan secara terpadu atau strategi pemasaran yang dilakukan secara bersamaan. Strategi tersebut digunakan dengan menerapkan elemen strategi dalam Marketing Mix itu sendiri.

Manfaat Marketing Mix
Strategi ini dapat menjadi proses yang sangat berguna untuk bisnis Anda jika Anda dapat menjalankan seluruh teknik marketing mix tanpa kecuali dan juga memiliki tingkat kontinuitas yang baik dalam implementasinya. Kontinuitas berarti bahwa seluruh strategi yang terkandung dalam marketing mix ini terus-menerus diterapkan oleh Anda, kemudian mengevaluasi hasilnya, memperbaikinya lagi di masa depan jika ada kekurangan dalam implementasi sebelumnya, terus meningkatkan hingga mencapai target pemasaran seperti yang Anda inginkan. .

Perusahaan mana pun, baik perusahaan yang beroperasi dalam skala besar dan perusahaan yang beroperasi dalam skala kecil harus memiliki target laba bisnis. Hal yang sama berlaku dalam hal jenis produksi, baik perusahaan yang menawarkan jasa maupun perusahaan yang menjual produk. Namun tidak hanya berorientasi pada profitabilitas, tentunya perusahaan juga ingin memberikan kepuasan kepada konsumen atau pelanggan. Hingga saat ini, hampir semua jenis perusahaan telah bersaing untuk memberikan pengalaman pengguna yang memuaskan pelanggan / klien mereka. Mereka sering mengembangkan produk dan layanan melalui inovasi yang didasarkan pada kebutuhan pengguna. Selain itu, mereka terus mencari strategi bisnis apa yang paling efektif untuk menyukseskan bisnis mereka.

Memang ada banyak jenis strategi bisnis, baik dalam kaitannya dengan keterlibatan pelanggan seperti layanan pelanggan, serta strategi pemasaran untuk peningkatan penjualan. Marketing Mix ini penting untuk Anda atau perusahaan Anda karena ini sebenarnya merupakan pertimbangan utama konsumen dalam membuat keputusan apakah akan membeli atau menyewa produk atau layanan yang Anda tawarkan.

Jika suatu perusahaan tidak peka tentang apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pelanggannya, maka dapat dipastikan bahwa perusahaan akan kehilangan banyak peluang untuk menarik konsumen. Akibatnya, setiap produk atau layanan yang bagus atau inovatifpun akan sia-sia ketika ditawarkan.

Pemasaran/marketing itu sendiri berarti proses menyusun komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang barang atau jasa sehubungan dengan pemenuhan kebutuhan dan keinginan manusia. Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian tumbuh menjadi keinginan manusia. Pemasaran sangat memengaruhi keberhasilan atau kesuksesan suatu perusahaan, terutama untuk dapat bertahan dalam persaingan ketat dengan para pesaingnya. Jadi, strategi pemasaran dilakukan untuk menciptakan pemasaran yang berhasil membuat orang menginginkan atau "merasa membutuhkan" produk atau layanan yang Anda tawarkan.

Dapat dikatakan bahwa pemasaran sebenarnya adalah ujung tombak suatu perusahaan. Anda pasti pernah mendengar atau melihat banyak perusahaan berlomba untuk menemukan kandidat pekerjaan terbaik untuk ditempatkan di departemen pemasaran mereka.

Teknik 7P dalam Marketing Mix

Sekarang Anda akan memasuki pembahasan mengenai istilah 7P. Apabila Anda telah mempelajari marketing mix sejak di bangku kuliah, atau mengetahui tentang marketing mix dari berbagai seminar marketing yang sudah Anda ikuti, maka dapat dipastikan Anda sudah sangat familiar dengan istilah ini.

1. Product (Produk)

Secara teori, produk merupakan segala bentuk yang ditawarkan ke pasar untuk digunakan atau dikonsumsi sehingga bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar. Keinginan pasar tersebut bisa berupa fisik, jasa, orang, organisasi dan ide. Produk adalah hasil dari kegiatan produksi perusahaan Anda yang nantinya akan di jual oleh perusahaan Anda juga. Atau Produk bisa jadi berupa barang yang dibeli oleh perusahaan Anda untuk kemudian dijual kembali kepada konsumen atau customer Anda (perusahaan distributor).

Produk atau jasa yang dihasilkan haruslah memiliki kualitas dan keunikan yang mampu meningkatkan daya saing produk atau jasa tersebut di pasaran.

2. Price (Harga)

Harga yang dimaksud adalah sejumlah uang yang harus dibayar oleh user atau klien Anda untuk mendapatkan produk yang Anda tawarkan. Jadi fokus Anda terkait poin ini adalah bagaimana caranya Anda dapat membuat pelanggan atau calon pembeli potensial Anda merasa pengeluarannya sesuai dengan apa yang dia dapat, atau dalam istilah bahasa Inggris yang biasa dipakai “worth it”.

Jika calon pembeli potensial Anda telah memiliki pemikiran bahwa ia merasa pengeluaran yang akan dikeluarkan tersebut sebanding dengan apa yang ia dapatkan, mereka akan segera datang ke toko Anda atau mengunjungi website anda. Ada beberapa pertanyaan mendasar yang bisa Anda coba jawab terlebih dahulu sebelum Anda mematok berapa harga dari produk dan jasa yang akan Anda tawarkan. Berikut adalah beberapa pertanyaan tersebut:

  • Berapa biaya produksi yang Anda harus tanggung untuk membuat produk atau melaksanakan layanan yang Anda tawarkan tersebut?
  • Kira-kira seberapa nilai dari produk Anda yang dihargai oleh customer Anda nantinya?
  • Apakah Anda berpikiran bahwa sedikit pengurangan harga jual Anda bisa meningkatkan jumlah keinginan pasar?
  • Apakah harga dari suatu produk Anda tersebut bisa tetap dalam jangkauan seperti pada kompetitor bisnis Anda? (Jangan sampai kompetitor Anda bisa menjual produk serupa dengan harga yang jauh berbeda yaitu jauh lebih murah dari Anda, produk atau layanan yang Anda tawarkan pastinya nanti tidak akan laku)

3. Saluran Distribusi (Place)

Tujuan dari distribusi adalah menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen pada waktu dan tempat yang tepat, maka kemudahan akses maupun ketersediaan produk pada outlet yang tepat juga harus diperhatikan oleh setiap perusahaan.

Ada beberapa pertanyaan mendasar yang perlu Anda jawab terlebih dahulu sebelum Anda mengembangkan eksekusi distribusi Anda. Berikut adlaah pertanyaan-pertanyaan tersebut:

  • Di mana klien atau potential buyer Anda biasa mendapat atau mencari produk yang mereka inginkan?
  • Bagaiman cara yang bisa Anda lakukan untuk mengakses berbagai saluran distribusi yang ada dan ingin Anda pakai?
  • Apa perbedaan atau keunggulan strategi saluran distribusi Anda bila dibandingkan dengan para kompetitor bisnis Anda?

4. Promotion (Promosi)

Promosi yang dimaksud adalah sebuah upaya persuasi (bujukan atau dorongan) untuk mengajak para konsumen maupun calon konsumen untuk membeli (atau menggunakan) produk maupun jasa yang dihasilkan oleh suatu perusahaan.

Ada beberapa elemen yang dapat perusahaan Anda optimalkan terkait promosi. Berikut adalah beberapa elemen tersebut:

  • Salesperson (Salesperson ini adalah orang-orang yang melakukan penawaran produk maupun jasa yang ditawarkan oleh perusahaan Anda ke target pasar atau orang-orang)
  • Public Relation (Public Relation adalah orang-orang yang bertanggungjawab untuk menjaga nama baik perusahaan Anda, sekaligus menjalankan fungsi branding bagi perusahaan Anda sehingga brand Anda dikenal oleh banyak orang secara positif)
  • Periklanan (Periklanan maksudnya adalah segala macam promosi yang dipublikasikan melalui berbagai saluran media. Anda dapat menentukan saluran media apa yang tepat sesuai karakter produk dan kebutuhan pasar baik itu televisi, koran, radio atau baliho)

5. People (SDM)

Sumber daya manusia sangat menentukan maju tidaknya sebuah perusahaan. Tak dapat kita pungkiri bahwa faktor ini berperan penting dalam membuat suatu kemajuan atau bahkan kemunduran dari suatu perusahaan. Inilah mengapa berbagai perusahaan berlomba-lomba untuk mencari kandidat pekerja terbaik, mereka bahkan rela membayar lebih untuk menyewa pihak pencari kerja independen yang sudah ahli dalam mencarikan kandidat pekerja bagi perusahaan.

Berikut adalah perlakuan yang diterapkan oleh perusahaan yang berkultur kerja baik. Anda mungkin juga ingin menerapkannya di perusahaan Anda agar pekerja Anda lebih loyal dan maksimal dalam bekerja bagi perusahaan:

  • Perusahaan menyediakan sarana dan pimpinan-pimpinan tim yang mampu meningkatkan atau mengembangkan kemampuan kerja karyawannya, tidak hanya memacu karyawan untuk memenuhi target
  • Perusahaan berlaku adil terhadap setiap karyawan tanpa kecuali
  • Perusahaan melakukan kewajibannya dan menghargai hak karyawannya
  • Perusahaan memberikan apresiasi bagi karyawan yang telah bekerja dengan baik

6. Process (Proses)

Pada perusahaan produsen, pelaksanaan ini dapat dilaksanakan oleh manusia atau mesin dengan menggunakan berbagai sumber daya yang ada. Apa yang perlu diperhatikan dari proses adalah kesabaran, konsistensi, dan kontinuitas Anda dalam mengelola atau mengembangkan bisnis Anda. Selain itu, ada satu elemen penting dalam pengembangan bisnis Anda yang tak kalah penting, yaitu pembuatan SOP. 

7. Packaging (Kemasan)

Ingat, orang membentuk kesan pertama mereka tentang Anda dalam 30 detik pertama melihat Anda atau dengan melihat beberapa elemen dari perusahaan Anda. Perbaikan kecil dalam kemasan atau tampilan eksternal dari produk maupun layanan Anda seringkali dapat menyebabkan reaksi yang sama sekali berbeda dari pelanggan Anda. Reaksi tersebut bisa jadi penentu.

Kemasan mengacu pada cara produk atau layanan Anda muncul dari luar. Kemasan juga mengacu pada orang-orang di perusahaan Anda dan bagaimana mereka berpakaian dan berperilaku saat berinteraksi dengan pihak luar. 

Kesimpulan

Strategi marketing ini wajib dilakukan secara menyeluruh. Teori marketing mix dengan teknik 7P di atas perlu diimplementasikan oleh perusahaan manapun sebagai suatu upaya dalam memenuhi target penjualan produk maupun layanan yang ditawarkan.

Akhir kata,

Selamat melakukan pemasaran!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Value-Based Procurement: Strategi Menavigasi Tender Rumah Sakit yang Beralih dari Harga ke Total Value of Ownership

1. Mengapa Paradigma Tender Harus Berubah Tekanan biaya & mutu  Program BPJS, akreditasi KARS, dan target klinis membuat RS tidak dapat lagi sekadar mencari “harga terendah”; mereka butuh jaminan outcome, efisiensi operasional, dan keberlanjutan pasokan. Arah kebijakan global  WHO mendorong pengadaan berbasis bukti dan siklus hidup perangkat medis agar investasi publik memberi manfaat kesehatan maksimal. Inisiatif nasional  Kementerian Kesehatan RI menyiapkan desain pengadaan alat kesehatan yang menekankan keberlanjutan rantai pasok dan solusi operasional jangka panjang dalam proyek IHSS Best practice internasional  Uni Eropa mempopulerkan konsep Most Economically Advantageous Tender (MEAT) dan Value-Based Procurement (VBP) untuk menilai kinerja klinis, risiko, dan biaya seumur hidup, bukan sekadar harga beli. 2. Dari Total Cost ke Total Value of Ownership Komponen Contoh Biaya Contoh Nilai Tambah Capex Harga alat Pilihan paket layanan & upgrade Opex Consumable,...